Di update pada :

12 Januari 2017

Pendapatan Youtube Menurun? Ternyata Ini Penyebabnya

Pernahkah anda mengalami ketika login ke akun youtube anda, penghasilan youtube anda bukannya naik tapi malah menurun? Waduh, ada apa ya..? Kok bisa..? Bukannya pendapatan di youtube itu diakumulasi terus ya..? Dan tidak akan hangus begitu saja..? Mungkinkah memang benar-benar hangus..?

Begitu banyak pertanyaan dibenak saya seperti diatas ketika saya mengetahui pendapatan youtube saya menurun drastis. Sempat bingung, bahkan menghentikan aktivitas di youtube cukup lama.

Karena masih oon seperti blog paling oon yang pernah online ini, saya bener-bener stop. Tapi rasa penasaran terus menggelitik saya, hingga akhirnya saya terus mencari tahu apa penyebabnya.

Apakah ada yang salah dengan video yang telah saya upload? Tidak.

Ada yang ter-delete secara tidak sengaja? Juga tidak.

Ada yang menyalahi aturan sehingga di blokir? Juga tidak.

Setelah mencari tahu bahwa tidak ada apa-apa dengan semua video saya, saya pun lanjut mencari informasi mengenai hal ini.

Dan hasilnya ternyata . . . .

Pendapatan youtube saya baik-baik saja.

Ya BAIK-BAIK SAJA, tidak mengalami penurunan atau hilang atau hangus..

Masih sama bahkan bertambah meskipun hanya sedikit.

Yang menjadi permasalahan adalah pengaturan yang harus saya lakukan untuk mengetahui pendapatan youtube tersebut.

Ya hanya di masalah pengaturan saja.

Berikut langkah-langkah mengetahui pendapatan youtube yang sebenarnya :
    1. Login ke akun youtube anda.
    2. Klik "Channel" pada menu sebelah kiri.

    pendapatan/ penghasilan youtube menurun


    3. Klik "Jumlah View" diatas.

    pendapatan/ penghasilan youtube menurun

      4. Ini yang menjadi permasalahan, secara default youtube menampilkan penghasilan dalam 28 hari terakhir (last 28 days).
        5. Untuk mengetahui penghasilan youtube yang sebenarnya, lakukan perubahan pada 28 hari terakhir menjadi "Lifetime".

        pendapatan/ penghasilan youtube menurun

          6. Dan hasilnya, pendapatan youtube anda masih utuh seperti seharusnya.
            Ternyata memang tidak ada apa-apa dengan penghasilan youtube saya. Lega rasanya meskipun jumlahnya mungkin belum seberapa bila dibandingkan milik anda ya..

            Nah itulah cara mengetahui pendapatan youtube yang menurun. Semoga bisa membantu kebingungan anda yang kebetulan mengalami masalah yang sama dengan saya ini. Semoga bermanfaat..
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 10.16
            Di update pada :

            05 Januari 2017

            Cara Riset Keyword dengan Google Keyword Planner

            Cara riset keyword dengan google keyword planner – Untuk membuat blog atau artikel, anda perlu menentukan topik atau tema kemudian dari itu anda tentukan kata kunci atau keyword. Mengapa? Karena ini akan membantu artikel dan blog anda lebih mudah ditemukan ketika ada pencarian dengan kata kunci tersebut.

            Bila anda bisa menemukan kata kunci dengan pencarian yang banyak namun memiliki tingkat persaingan yang kecil, maka kemungkinan besar anda bisa menguasai kata kunci tersebut. Dengan menggunakan kata kunci tersebut di artikel, kemungkinan pengunjung blog juga akan meningkat karena penerapan kata kunci yang tepat di artikel. Inilah mengapa melakukan riset keyword penting untuk dilakukan.

            Melakukan riset kata kunci ini tidak membutuhkan waktu yang lama, selain itu juga gratis. Karena anda hanya menggunakan tools gratis Google Planner. Berikut ini cara riset keyword dengan google keyword planner.

            Cara Riset Keyword

            1.  Buka halaman google planner
            2.  Login menggunakan akun google anda (email)
            3.  Masukkan kata kunci yang akan dicari, pisahkan dengan koma.
            4.  Tentukan target Negara dan bahasa
            5.  Tentukan berapa lama jangka waktu keyword akan ditampilkan pada hasil pencarian.
            6.  Klik “Get idea”

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword

            7.  Pilih “Keyword Ideas”

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword

            8.  Scroll kebawah untuk mencari tahu kata kunci yang akan anda pilih

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword


            Pilih kata kunci dengan Avg. monthly searches (tingkat pencarian) yang tinggi, minimal 1.000 pencarian dan Competition (tingkat kompetisi) yang rendah (Low) karena akan ada kategori Medium dan High di tingkat kompetisi.

            Cara Riset Long Tail Keyword

            Untuk melakukan riset long tail keyword sebenarnya langkah-langkahnya hampir sama, hanya anda perlu melakukan sedikit tambahan sesaat sebelum melakukan riset. Anda perlu mencari beberapa blog atau situs dengan kata kunci yang anda inginkan, caranya ketikkan kata kunci yang anda incar pada browser.

            Ketika hasil pencarian sudah tampil, pilih tiga website/ blog teratas atau 5 website/ blog teratas. Catat alamat url website/ blog tersebut, lalu tambahkan alamat url tersebut seperti di gambar berikut ketika anda akan melakukan riset kata kunci.

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword


            Atau bisa juga langsung dari gambar berikut ini dan tambahkan alamat url-nya.

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword

            cara mudah riset keyword dan long tail keyword

            Bila perlu, catat kata kunci yang anda dapatkan supaya lebih mudah saat membuat artikel dengan menyatukan antara kata kunci dan kalimat yang anda buat.

            Demikian cara riset keyword dengan google keyword planner, semoga bermanfaat.
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 16.39
            Di update pada :

            01 Maret 2016

            Hal yang Perlu di Perhatikan untuk SEO 2016

            Mengikuti perkembangan SEO yang dinamis, begitu juga di tahun 2016. Perubahan SEO apa saja yang akan terjadi? Apakah hal yang sudah sobat persiapkan untuk web/ blog sobat?

            Meskipun pembahasan ini mungkin sedikit terlambat, karena sekarang telah memasuki bulan ketiga, namun saya yakin setidaknya masih bisa membantu perkembangan blog ini karena sekarang masih di awal tahun. Syukur-syukur kalau bisa membantu perkembangan blog sobat juga.

            faktor-faktor atau hal penting yang perlu diperhatikan untuk seo di 2016


            Apa saja hal-hal mengenai SEO yang diprediksi akan berubah ditahun 2016 ini?

            Berikut adalah hal-hal tersebut.

            1. Backlink masih menjadi faktor penting sebagai penentu ranking Google. Tetapi, jumlah domain yang memberikan link pada sebuah halaman menjadi faktor terpenting dibanding yang lain.
            2. Web/ blog yang mendapatkan link dari situs dengan Authority tinggi bisa memperkuat kemungkinan untuk mendapatkan Google ranking yang tinggi juga.
            3. Konten dinilai melalui "relevan topik", artinya konten dengan fokus yang berbeda dan pembahasan yang kurang mendalam peringkatnya akan lebih rendah jika dibandingkan dengan konten dengan topik tunggal.
            4. Konten yang panjang cenderung mendapatkan peringkat lebih tinggi pada hasil pencarian Google. Rata-rata hasil pencarian Google di halaman pertama memuat 1.890 kata.
            5. HTTPS memiliki korelasi yang cukup kuat dengan halaman pertama Google. Ini tidak mengherankan karena Google telah mengkonfirmasi HTTPS sebagai sinyal peringkat.
            6. Penggunaan Skema markup tidak berkorelasi dengan peringkat yang lebih tinggi.
            7. Isi dengan setidaknya satu gambar secara signifikan mengungguli konten tanpa gambar. Namun, menambahkan gambar tambahan belum tentu dapat mempengaruhi peringkat.
            8. Hubungan yang sangat kecil antara title tag keyword optimization dan peringkat. Korelasi ini secara signifikan lebih kecil dari yang diharapkan, yang mungkin mencerminkan Google untuk melangkah ke Pencari Semantic.
            9. Perihal kecepatan situs. Berdasarkan data dari Alexa, halaman di situs dengan kecepatan loading tinggi mempunyai peringkat secara signifikan lebih tinggi dari halaman di situs dengan kecepatan loading yang lambat.
            10. Meskipun banyak pembaruan pada Google Penguin, pencarian tepat (exact match) untuk anchor text tampaknya memiliki pengaruh yang kuat pada peringkat.
            11. Tingkat bouncing rendah dikaitkan dengan peringkat Google yang lebih tinggi.
            Nah, itu tadi beberapa faktor yang perlu sobat perhatikan untuk meningkatkan SEO web/ blog sobat di tahun 2016 ini. Faktor tersebut telah di uji coba lho..

            Jadi tidak ada salahnya apabila sobat juga ikut memperhatikan hal diatas dalam rangka membuat peringkat web/ blog-nya jadi lebih tinggi. Untuk yang tidak ingin peringkat web/ blog menjadi tinggi, tidak perlu diperhatikan tips diatas ya..

            Selamat mencoba dan semoga sukses.. 
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 21.48
            Di update pada :

            26 November 2015

            5 Cara Menentukan Pengunjung Blog Tertarget

            Pernahkah sobat mendengar pengunjung blog tertarget? Apa maksudnya dan bagaimana cara menentukan pengunjung blog tertarget? Pengunjung blog selalu berkaitan dengan SEO, karena tujuan utama dari SEO adalah pengunjung. Blog tanpa pengunjung bagai dangdut tanpa goyang, bener tidak ya? :)

            5 cara menentukan target pengunjung blog anda untuk meningkatkan penjualan

            Pengunjung blog tertarget dibagi menjadi dua :
            1. Berdasarkan lokasi/ negara
            2. Berdasarkan informasi yang dibahas

            Dari dua kelompok target diatas, saya rasa sobat sudah punya gambaran dengan materi yang akan kita bahas kali ini kan?

            Jika ada sobat yang bertanya, berarti sama dengan blog niche ya..?

            Ya.. Jawaban sobat benar, kurang lebihnya seperti itu.

            Jadi, mari langsung saja kita bahas bagaimana cara menentukan pengunjung blog tertarget.

            Target Pengunjung Blog Berdasarkan Lokasi/ Negara

            Ketika pertama kali membuat blog, sudahkah sobat menentukan sasaran/ target pengunjung blog?

            Apakah blog sobat akan bisa dinikmati pengunjung blog dari negara lain atau hanya didalam negeri saja?

            Apabila targetnya seluruh dunia, tentu pasarnya akan lebih luas. Tetapi tingkat persaingan pun akan lebih berat, karena datang dari seluruh penjuru dunia kan?

            Dan apabila target yang sobat inginkan hanya dalam negeri saja, maka tingkat persaingan akan lebih sedikit. Tetapi pasarnya juga lebih sempit.

            Jadi sobat tentukan dulu target tersebut.

            Sampai disini sudah paham ya..

            Selanjutnya, Google sudah memetakan search engine-nya berdasarkan ID negara tertentu. Misal, Google Indonesia dengan google.co.id, lalu Google global dengan google.com. Begitu juga dengan negara lain, akan dipetakan oleh search engine Google.

            Pengaturan khusus diperlukan untuk menentukan target pengunjung blog, karena hasilnya akan berbeda antara blog yang disetting target pengunjung-nya dengan yang tidak disetting. Blog tanpa disetting target pengunjung-nya akan sulit untuk bersaing meskipun bahasa yang digunakan sudah sesuai.

            Contoh kasusnya tidak perlu jauh-jauh, apabila sobat mengetik "blogoonline" di google.co.id, sobat tidak akan menemukan blogoonline tampil dalam SERP/ hasil pencarian. Berbeda ketika menggunaan google.com, baru akan tampil di SERP.

            Contoh ini menyadarkan saya untuk melakukan setting terhadap blogoonline ini, karena blog ini hanya dikunjungi oleh sobat-sobat dari dalam negeri saja.

            Ada beberapa pengaturan yang perlu sobat lakukan dalam rangka menentukan pengunjung blog yang tertarget :

            1. Artikel Menggunakan Bahasa Indonesia

            Tentu ini sudah tidak perlu dipertanyakan lagi ya..? Wong sudah dilakukan oleh semua blogger asli Indonesia to..?

            Tapi tanpa kita sadari, dengan menggunakan bahasa Indonesia Google sudah secara otomatis mengindeks dan menyajikan bagi pengguna di Indonesia yang mengetik kata kunci dengan bahasa Indonesia.

            2. Menggunakan Top Level Domain (TLD) Indonesia

            Menentukan pengunjung blog dari Indonesia bisa dilakukan dengan menggunakan TLD Indonesia, contohnya .co.id, .web.id, .id dan lain-lain.

            Google secara otomatis akan menghubungkan hasil pencarian dengan blog/ situs yang memakai TLD Indonesia sesuai kata kunci (dengan bahasa Indonesia) yang dicari dengan menggunakan Google Indonesia (google.co.id) dan ip address dari Indonesia.

            Termasuk ketika blogger mengganti TLD-nya berdasarkan negara masing-masing.

            Baca : Cara mengganti blogspot.co.id menjadi blogspot.com

            3. Menggunakan Hosting yang Lokasinya di Indonesia

            Menggunakan hosting yang berlokasi di Indonesia akan memberikan alamat ip dari Indonesia, dan Google otomatis akan mengutamakan ip address dari Indonesia ketika ada pencarian yang menggunakan kata kunci bahasa Indonesia dan menggunakan Google Indonesia.

            4. Setting Google Webmaster

            Google menyarankan untuk melakukan setting terpisah apabila sobat menggunakan TLD umum seperti .com, .org, .net, .info dan lain-lain (termasuk blogspot.com) namun tetap menargetkan pengunjung dari Indonesia.

            Caranya cukup mudah, sobat tinggal buka webmaster kemudian klik tanda roda lalu pilih "setelan situs", setelah itu centang kotak dengan teks "Pengguna tujuan di :" disamping teks "Target geografis" lalu pilih negara "Indonesia".

            Melakukan perubahan setting ini memerlukan waktu 90 hari untuk bisa melihat hasilnya.

            5. Setting Geo Tag

            Cara terakhir, menggunakan geo tag didalam template blog yang sobat gunakan. Contoh geo tag seperti berikut :
            <meta name="geo.region" content="US" />
            <meta name="geo.position" content="37.09024;-95.712891" />
             Sobat tinggal mengganti teks warna merah dengan kode negara dan kode posisinya dari negara yang menjadi target pengunjung blog.

            Namun, menurut beberapa pendapat menggunakan geo tag sudah tidak lagi relevan karena Google telah mengupdate search engine-nya menjadi semakin cerdas untuk mengetahui bahasa yang digunakan didalam blog dengan pengunjung yang menggunakan bahasa tersebut.

            Target Pengunjung Blog Berdasarkan Pembahasan Informasi


            Target pengunjung blog yang kedua berdasarkan informasi yang dibahas didalam blog alias blog niche.

            Contoh kasus,

            Sobat sangat menguasai seluk beluk tentang mobil, dan membuat blog yang membahas tentang segala macam yang berhubungan dengan mobil. Baik itu perawatan interior, eksterior, ban, mesin, audio sampai dengan modifikasi mobil.

            Maka percayalah jika pengunjung blog adalah mereka yang benar-benar mencari informasi mengenai mobil dan yang berhubungan dengan mobil. Tidak mungkin pengunjung yang mencari informasi mengenai burung atau kecantikan atau obat kesehatan akan mengunjungi blog sobat. Benar?

            Inilah yang disebut dengan pengunjung tertarget berdasarkan informasi yang dibahas/ disajikan.

            Demikian artikel mengenai cara menentukan pengunjung blog tertarget, semoga bermanfaat.
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 12.20
            Di update pada :

            18 November 2015

            Solusi Mengatasi Pesan/ Peraturan Komentar Tampil di Bawah Kotak Komentar

            Mungkin sobat pernah mengalami situasi seperti ini, membuat pesan/ peraturan komentar di blog(spot), ketika belum ada komentar pesan/ peraturan tersebut terlihat rapi karena berada ditempat yang semestinya yaitu diatas kotak komentar.

             solusi mengatasi pesan/ peraturan komentar yang tampil dibawah kotak komentar

            Permasalahannya..

            Ketika ada komentar yang dipublikasi, pesan/ peraturan yang tadinya berposisi diatas kotak komentar ternyata berpindah posisi menjadi berada dibawah kotak komentar.

             solusi mengatasi pesan/ peraturan komentar yang tampil dibawah kotak komentar

            Tampilan yang sepertinya kurang tepat ya..?

            Masa sih pesan/ aturannya dibaca setelah pengunjung akan berkomentar?

            Lalu bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut atau membuat pesan/ peraturan tetap berada diposisinya?

            Solusi Mengatasi Pesan/ Peraturan Tampil di Bawah Kotak Komentar

            1. Template > Edit HTML
            2. Cari kode dibawah ini
            <b:includable id='threaded-comment-form' var='post'>
            Rangkaian kode lengkapnya seperti ini
            <b:includable id='threaded-comment-form' var='post'>
            <div class='comment-form'>
            <a name='comment-form'/>
            <b:if cond='data:mobile'>
            <p><data:blogCommentMessage/></p>
            <data:blogTeamBlogMessage/>
            <a expr:href='data:post.commentFormIframeSrc' id='comment-editor-src'/>
            <iframe allowtransparency='true' class='blogger-iframe-colorize blogger-comment-from-post' frameborder='0' height='410' id='comment-editor' name='comment-editor' src='' style='display: none' width='100%'/>
            <b:else/>
            <p><data:blogCommentMessage/></p>
            <data:blogTeamBlogMessage/>
            <a expr:href='data:post.commentFormIframeSrc' id='comment-editor-src'/>
            <iframe allowtransparency='true' class='blogger-iframe-colorize blogger-comment-from-post' frameborder='0' height='410' id='comment-editor' name='comment-editor' src='' width='100%'/>
            </b:if>
            <data:post.friendConnectJs/>
            <data:post.cmtfpIframe/>
            <script type='text/javascript'>
            BLOG_CMT_createIframe(&#39;<data:post.appRpcRelayPath/>&#39;, &#39;<data:post.communityId/>&#39;);
            </script>
            </div>
            </b:includable>
            3. Ganti semua kode tersebut dengan kode dibawah ini
            <b:includable id='threaded-comment-form' var='post'>
            <div class='comment-form'>
            <a name='comment-form'/>
            <b:if cond='data:mobile'>
            <div id='form-wrapper'>
            <p><data:blogCommentMessage/></p>
            <data:blogTeamBlogMessage/>
            <a expr:href='data:post.commentFormIframeSrc' id='comment-editor-src'/>
            <iframe allowtransparency='true' class='blogger-iframe-colorize blogger-comment-from-post' frameborder='0' height='410' id='comment-editor' name='comment-editor' src='' style='display: none' width='100%'/>
            </div>
            <b:else/>
            <div id='form-wrapper'>
            <p><data:blogCommentMessage/></p>
            <data:blogTeamBlogMessage/>
            <a expr:href='data:post.commentFormIframeSrc' id='comment-editor-src'/>
            <iframe allowtransparency='true' class='blogger-iframe-colorize blogger-comment-from-post' frameborder='0' height='410' id='comment-editor' name='comment-editor' src='' width='100%'/>
            </div>
            </b:if>
            <data:post.friendConnectJs/>
            <data:post.cmtfpIframe/>
            <script type='text/javascript'>
            BLOG_CMT_createIframe(&#39;<data:post.appRpcRelayPath/>&#39;, &#39;<data:post.communityId/>&#39;);
            </script>
            </div>
            </b:includable>
            Sudah selesai..?

            Belum..

            Langkah berikutnya

            4. Cari kode berikut
            document.getElementById(domId).insertBefore(replybox, null);
            5. Ganti dengan kode dibawah ini
            document.getElementById(domId).insertBefore(document.getElementById('form-wrapper'), null);
            6. Save template.

            Sekarang pesan/ peraturan komentar yang sobat buat posisinya sudah berpindah menjadi diatas kotak komentar.

            Bagaimana mudah bukan?

            Silahkan dipraktekkan, semoga bermanfaat..
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 22.54
            Di update pada :

            10 November 2015

            Benarkah Tanggal Posting Berpengaruh Terhadap SEO?

            Mungkin sobat agak bingung dengan judul diatas ya..? Apa coba hubungannya tanggal posting yang biasanya terletak dibawah judul posting dengan SEO? Sangat tidak masuk akal jika dipikir bukan? Karena sama sekali tidak ada kaitannya?

            pengaruh tanggal posting terhadap seo

            Tapi ternyata..

            Seorang pakar SEO, JUSTRU menyarankan untuk menghapus tanggal posting dan tanggal yang terdapat di komentar.

            Apa dasarnya?

            Mengherankan, ternyata tidak ada hubungannya sama sekali dengan SEO sama sekali..!!

            Jika tidak ada hubungannya, kenapa disarankan?

            Alasan utama dari dikemukakannya pendapat tersebut ialah karena posting yang menggunakan tanggal akan tampil di SERP beserta dengan tanggal tersebut. Hal ini akan berpengaruh terhadap informasi/ artikel yang dianggap tidak "up to date" lagi, terlebih jika informasi yang disajikan bersifat multi years atau masih tetap relevan meskipun telah bertahun-tahun.

            Misalnya, informasi tentang cara membuat email. Apakah menurut sobat informasi ini akan berganti-ganti setiap bulan atau setiap tahun? Tidak kan? Mungkin hanya akan terjadi sedikit perubahan di tampilan saja.

            Memang Google mengutamakan pengalaman dari user, dari beberapa informasi, user memang lebih memilih artikel tanpa tanggal ketika akan membaca sebuah artikel dari SERP. Jika dilihat dari sisi ini, memang berpengaruh terhadap SEO karena traffic akan lebih meningkat.

            Namun sekali lagi, tidak secara langsung seperti halnya SEO Onpage dan link building..

            Berdasarkan dengan pengalaman user, sepertinya alasan pakar SEO menjadi sangat masuk akal dan layak untuk dipraktekkan.

            Alasan lain yang memperkuat user experiece diatas adalah menjadi berkurangnya tampilan jumlah karakter kata yang terindex Google di SERP.

            Lalu, apa yang terjadi jika tetap mempertahankan tanggal posting?

            Silahkan saja, itu sebuah pilihan. Tetapi sebaiknya tanggal posting digunakan untuk blog portal berita yang sangat membutuhkan aktualitas.

            Jadi kesimpulannya apa nih?

            Mengikuti user experience selalu lebih baik, mengapa? Karena sobat telah berada di jalur yang benar, artinya sobat telah mengikuti salah satu aturan (indikator) dari Google yang mana sangat dibutuhkan oleh blog untuk bisa bersaing di SERP. Jadi, tidak ada salahnya untuk menghilangkan tanggal dari posting blog sobat.
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 12.35
            Di update pada :

            01 November 2015

            Daftar Adsense di Youtube tidak (BISA) Tampil di Blogspot

            Tidak perlu dipungkiri, bisnis Google Adsense merupakan bisnis paling bonafit yang pernah ada yang selalu diharap-harapkan oleh webmaster (pemilik web/ situs) termasuk pemilik blog. Seperti halnya PNS, pekerjaan didunia nyata yang menjadi target kebanyakan masyarakat Indonesia.

            Ada dua cara untuk mendaftar Google adsense, menggunakan web/ situs/ blog seperti biasa atau menggunakan cara kedua melalui Youtube. Semua juga pasti sudah tahu jika Youtube merupakan bagian dari Google, untuk itulah dibuka kesempatan juga mendaftar Google adsense dari Youtube.

            daftar adsense di youtube bisa tampil di blogspot


            Yang banyak menjadi pertanyaan,

            Apakah mendaftar adsense di Youtube, iklannya bisa di tampilkan di blogspot juga?

            Jawabannya, BISA...!!!

            Tapi itu dulu sebelum adsense merubah kebijakannya, tepatnya sebelum akhir tahun 2014.

            Bagaimana dengan sekarang?

            Semenjak akhir tahun 2014 sampai sekarang, kebijakan adsense tidak mengijinkan akun adsense yang mendaftar dari Youtube kemudian kode iklannya ditampilkan juga di blog(spot).

            Satu sisi, kebijakan ini sepertinya tidak adil ya, mengapa?

            Karena Youtube dan Blogspot sama-sama punya Google juga kan? Tapi ternyata adsense memiliki alasan tersendiri mengenai pengambilan kebijakan tersebut.

            Ternyata banyak blog yang tidak sesuai dengan kriteria adsense menggunakan cara ini untuk bisa menampilkan iklan di blognya. Dan ternyata tidak sedikit blog yang secara aturan tidak lolos dari persyaratan adsense.

            Jadi jika blog tersebut didaftarkan adsense dengan cara yang biasa mungkin belum tentu diterima oleh pihak adsense, tetapi menggunakan jalan tikus untuk lebih mudah mendaftar adsense jadi cepat diterima.

            Dengan alasan inilah, sejak akhir tahun 2014 lalu adsense tidak lagi mengijinkan kode iklan adsense tampil jika pendaftarannya dilakukan melalui Youtube.

            Sampai disini sepertinya cukup FEAR ya..?

            Jika ada yang tetap memaksa, dan kebetulan iklannya tampil. Setiap klik yang terjadi tidak akan mendapatkan apa-apa dari adsense, alias TIDAK DIBAYAR..

            Tapi, yang menjadi pertanyaan bagi sobat yang ingin blognya diterima oleh adsense sementara sudah memiliki akun adsense yang mendaftarnya dari Youtube bagaimana? Padahal, adsense hanya mengijinkan membernya mempunyai satu akun saja.

            Bagaimana solusinya?

            Solusi yang bisa dilakukan dari masalah ini yaitu Otorisasi Situs, bagaimana caranya?

            Berikut langkah-langkah melakukan ororisasi situs pada akun adsense :
            • Lakukan custom domain blog sobat yang sudah dipersiapkan untuk didaftarkan di adsense.
            • Setelah itu kirim permintaan untuk merubah akun adsense sobat dari Hosted menjadi Non Hosted yang disertai alamat blog yang telah di custom domain.
            • Seperti mendaftar adsense biasanya, permintaan akan di seleksi terlebih dahulu untuk melihat kelayakan blog apakah akan diterima atau ditolak.
            Sepertinya jadi tambah ribet ya dengan cara diatas? Ya mau bagaimana lagi, pihak adsense sudah membuat keputusan untuk melindungi klien mereka dari kerugian. Saya rasa hal tersebut merupakan sebuah tindakan yang cukup bagus.

            Jika masih juga tidak diterima, sobat tidak perlu khawatir. Masih banyak cara untuk menghasilkan dari blog kok bukan cuma dari adsense saja. Cobalah untuk membuka iklan mandiri di blog sobat, atau mengikuti program PPC lain selain adsense.

            Atau bisa juga dengan..

            Membuat video lebih banyak lagi untuk diupload ke Youtube, bukankah sama-sama menghasilkan dengan adsense juga? Bedanya hanya media yang dipakai saja, satu menggunakan blog dan yang satu menggunakan video.

            Untuk cara lain, saya rasa masih banyak jalan menuju Roma, dan sobat tahu itu..
            Bekti Nugroho G.S
            Blog Oonline Updated at: 21.17

            About | Contact | Privacy Policy | Arsip
            Copyright © 2014- Blog Oonline - Powered by Blogger